CIRI SEKOLAH SEBAGAI MINI SOCIETY DALAM KERANGKA SCHOOL REFORM BERDASARKAN KONSEP MPMBS

w.jpg

Pengertian

1.       Sekolah sebagai “Mini Society” mengandung pengertian bahwa sekolah merupakan kelompok masyarakat kecil yang didalamnya memiliki karakteristik tertentu sebagai manifestasi dari kehidupan setiap anggota masyarakat tersebut.

2.       “School Reform” mengandung pengertian bahwa reformasi sekolah merupakan suatu konsep perubahan ke arah peningkatan mutu dalam konteks manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah (MPMBS).

Ciri-ciri

1.       Pada level kelas (regulator)

Merupakan refresentasi dari karakteristik proses pembelajaran di kelas yang dipengaruhi oleh “aturan main” atau regulasi yang dianut oleh guru. Kondisi kelas antara lain : suasana psikologis kelas yang nyaman, proses pembelajaran yang menarik, motivasi belajar siswa yang tinggi, dll.

Hal yang harus diperhatikan :

1.1.       Mewujudkan proses pembelajaran yang efektif dengan lebih menekankan kepada bagaimana agar siswa mau belajar cara belajar (learning to learn).

1.2.       Menerapkan sistem evaluasi yang efektif dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan untuk mencapai target belajar tuntas.

2.       Pada level mediator (profesi)

Merupakan refresentasi dari karakter-karakter profesional para pengelola sekolah

Hal yang harus diperhatikan :

1.1.       Melakukan refleksi diri ke arah pembentukkan karakter kepemimpinan sekolah yang kuat dalam rangka pencapaian visi dan misi sekolah.

1.2.       Melaksanakan pengembangan pengelola sekolah yang kompeten dan berdedikasi tinggi.

3.       Pada level sekolah (manajemen)

Merupakan refresentasi dari karakter kolektif warga sekolah secara keseluruhan/iklim sekolah, seperti : budaya mutu, budaya progresif, demokratis, disiplin, bertanggung jawab, partisipasi warga, inovatif, aman dan tertib, kejelasan visi dan misi, dll.

Hal yang harus diperhatikan :

3.1.       Menumbuhkan komitmen untuk mandiri.

3.2.       Mengutamakan “kepuasan pelanggan (customer satisfaction)”

3.3.       Menumbuhkan sikap responsif dan antisifatif terhadap kebutuhan.

3.4.       Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib.

3.5.       Menumbuhkan budaya mutu dilingkungan sekolah.

3.6.       Menumbuhkan harapan prestasi yang tinggi.

3.7.       Menumbuhkan kemauan untuk berubah.

3.8.       Mengembangkan komunikasi yang baik.

3.9.       Mewujudkan temwork yang kompak, cerdas, dan dinamis.

3.10.    Melaksanakan keterbukaan manajemen.

3.11.    Menetapkan secara jelas dan mewujudkan visi dan misi sekolah.

3.12.    Melaksanakan pengelolaan tenaga kependidikan secara efektif.

3.13.    Meningkatkan partisipasi warga sekolah dan masyarakat.

3.14.    Menetapkan kerangka akuntabilitas yang kuat.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s